Terbangun Sunyi
Ketika Roh telah
ditiupkan
Ketika darah selalu
menyelimuti
Ketika nyawa telah
didapatkan
Ketika kehidupan
telah didapati
Ketika mimpi
mulai berakhir
Ketika pagi
mulai mengejar
Ketika
tangis mulai mengalir
Ketika surya
mulai terpancar
Isak tangis mengalir
Kesunyian terasa
menyelimuti
Terpaku diam sendiri
Digemerlapnya sinar
memancar
Beku bibir
mengatakannya
Lunglai
tubuh melakukannya
Dingin
menyusup menusuk tulang
Namun
kasihnya tak kunjung dating
Dunia didepan
matanya
Kehidupan telah
menyambutnya
Kebahagiaan lari
menjauhinya
Kesunyian dating
menerkamnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar